Senin, 27 Maret 2017

Mimpi

Guru 
              Ya dia memang berkeinginan untuk menjadi guru. 
Bukan guru dikota-kota besar melainkan guru dipelosok negri. 
Guru ditempat terkecil bahkan bisa dibilang pedalaman. 


             Tempat dimana tidak banyak orang ingin untuk mengajar disana, tempat dimana rentan adanya konflik atau pun perang antar suku, tempat dimana banyak penyakit dan minimnya air bersih. 


            Namun itu adalah tempat dimana ia ingin mengabdikan dirinya untuk membangun bangsanya melalui pendidikan. 
Keinginan yang begitu besar, bahkan sejak dia masih duduk di bangku sekolah menengah atas. 


Entah apa yang membuatnya begitu ingin menjadi pendidik di tempat yang seperti itu, dimana ketika para sarjana pendidikan berlomba-lomba mencari sekolah di pusat kota dengan fasilitas yang lengkap dan gaji yang besar, sedangkan perempuan itu tergila-gila dengan sgala yang ada di timur Indonesia, tempat dimana ia ingin membagikan ilmu yang diamilikinya selama ini.  


Kulit yang hitam legam terbakar matahari dan wajah murni dihiasi senyuman manis lah yang mampu menggetarkan hatinya dan membuat tekadnya semakin kuat untuk meninggalkan kotanya dan beralih kedesa yang jauh dari kata nyaman. 


Jika semua orang berpikir mereka harus menjadi guru di sekolah yang bagus dan nyaman, lalu siapa kah yang akan mendidik anak-anak ditimur negri ini? Jika para sarjana pendidikan hanya berorientasi pada gaji besar dengan fasilitas lengkap, lalu siapa kah yang akan menggali potensi besar ditempat yang dianggap kecil itu?


 Pada dasarnya perempuan ini memiliki kesempatan yang sangat besar untuk dapat menikmati hidupnya sendiri, namun ia memilih mengabdi dan berbuat sesuatu untuk bangsanya. Memang banyak cara dan jalan untuk mengabdi bagi bangsa, dan menjadi pendidik adalah jalan yang ia pilih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar